Dinas Perikanan Kapuas Hulu Terima Hasil Review Renstra Tahun 2025–2029 dari Inspektorat

Putussibau – Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu menerima hasil review Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025–2029 dari Inspektorat Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Inspektorat Kapuas Hulu pada hari Jum’at (31/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Pembantu (Irban) III Hendri, S.Sos., M.Si., didampingi oleh Evi Ratna Yuliati, S.E., M.Si., Nora Chairunisa, dan Abdurrahman Bisri. Sementara dari Dinas Perikanan turut hadir Kasubbag Program Dinas Perikanan, Dedi Supriadi, S.PKP., M.M., beserta tim dari Bagian Program yaitu Andi Prateja, S.Pi, Samali, S.Pi dan Alfani Kurniawan, S.Tr.Pi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan strategis perangkat daerah yang bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara Renstra Dinas Perikanan dengan dokumen perencanaan daerah serta arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kapuas Hulu lima tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa review Renstra penting untuk menjaga konsistensi perencanaan dan memastikan setiap program perangkat daerah selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

“Melalui review ini, kami ingin memastikan bahwa dokumen Renstra Dinas Perikanan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga substansial dimulai dari perumusan isu strategis, tujuan, sasaran, hingga indikator kinerja. Dengan demikian, arah pembangunan sektor perikanan dapat berjalan efektif dan terukur,” ujar Hendri.

Sementara itu, Dedi Supriadi, S.PKP., M.M. mengapresiasi hasil review yang telah diberikan oleh Inspektorat.

“Kami berterima kasih atas masukan dan koreksi yang disampaikan. Hasil review ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami dalam menyempurnakan Renstra Dinas Perikanan 2025–2029 agar lebih tajam dalam menetapkan arah kebijakan dan strategi pembangunan perikanan di Kapuas Hulu,” ungkap Dedi.

Dengan diterimanya hasil review ini, Dinas Perikanan Kapuas Hulu akan segera menindaklanjuti rekomendasi dan penyempurnaan sesuai arahan Inspektorat sebelum Renstra tersebut ditetapkan secara resmi.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Fasilitasi PPPK Tahap II Aktivasi Akun e-Kinerja dan Pembuatan SKP

Putussibau, Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu memfasilitasi kegiatan pendampingan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II dalam proses aktivasi dan pembuatan akun e-Kinerja, sekaligus memberikan pelatihan tentang cara penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (30/10/2025) bertempat di Ruang Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, dengan narasumber Ahmad Zairin, A.Md.Kom, selaku Pranata Komputer Dinas Perikanan Kapuas Hulu.

Sebanyak 10 orang PPPK Tahap II di Dinas Perikanan yang mengikuti kegiatan yaitu Andi Prateja, Wan Gunawan Wahyu Adha, Amin, Doni, Dhika Fikri Maulana, Utin Rahmah, Juliana Juwinda, Syafriadi, Rossalia, dan Supratman.

Dalam pelatihan ini, peserta diberikan bimbingan teknis tentang cara aktivasi akun e-Kinerja, pengisian data pribadi, hingga tahapan dalam menyusun SKP yang sesuai dengan format dan standar Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Pranata Komputer Dinas Perikanan, Ahmad Zairin, A.Md.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Dinas Perikanan dalam memfasilitasi adaptasi para PPPK terhadap sistem kerja berbasis digital.

“Kegiatan ini kami laksanakan agar para PPPK dapat memahami dan terbiasa menggunakan sistem e-Kinerja. Dengan demikian, pengelolaan kinerja pegawai dapat dilakukan secara lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ahmad Zairin.

Salah satu peserta, Andi Prateja, menyampaikan apresiasinya atas pelatihan yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bimbingan ini. Karena kami baru pertama kali menggunakan sistem e-Kinerja, sehingga arahan dan penjelasan dari Pak Ahmad Zairin sangat memudahkan kami dalam memahami proses aktivasi akun dan penyusunan SKP,” tutur Andi.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kapuas Hulu berharap seluruh PPPK Tahap II dapat segera menyesuaikan diri dengan sistem digital pemerintahan serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan terukur.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Gelar Sosialisasi Tentang Destruktif Fishing di Desa Nibung

Nibung, Kapuas Hulu — Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bidang Perikanan Tangkap melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tentang Destructive Fishing di Perairan Darat yang berlangsung di Kantor Desa Nibung, Kecamatan Selimbau, selama dua hari yakni Rabu hingga Kamis (29–30 Oktober 2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat nelayan terhadap larangan penggunaan alat tangkap ikan yang merusak ekosistem perairan seperti racun, setrum, maupun bahan peledak, serta mengedukasi pentingnya menjaga kelestarian sumber daya ikan agar berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Selimbau Rusdi Hartono, Harti Sunthari selaku perwakilan dari Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai Narasumber, serta dihadiri oleh Kepala Desa Nibung H. Agus Salim, Linmas Supiadi, BPD Desa Nibung Ahmadi, dan 50 orang masyarakat Desa Nibung yang hadir sebagai audiens yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Dalam sambutannya, Harti Sunthari selaku narasumber dari Dinas Perikanan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mengedukasi masyarakat untuk mengantisipasi praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa kegiatan destructif fishing tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga berdampak pada menurunnya hasil tangkapan ikan di masa mendatang oleh karena itu mari bersama-sama menjaga perairan kita agar tetap lestari dan produktif untuk keberlangsungan hidup nelayan dan anak cucu kita,” ujar Harti.

Sementara itu, Kepala Desa Nibung, H. Agus Salim mengapresiasi langkah Dinas Perikanan yang telah turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada warga kami. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Nibung semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan perairan dengan cara tidak merusak lingkungan dalam menangkap ikan,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu berharap masyarakat nelayan di Desa Nibung dapat menjadi pelopor dalam praktik perikanan yang berkelanjutan, serta turut berperan aktif dalam mengawasi dan melaporkan apabila ditemukan praktik destructif fishing di wilayah perairan mereka.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Hadiri Rapat Sinkronisasi Data dan Pembaharuan Peta Jabatan Perangkat Daerah Tahun 2025

Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu melalui Sekretaris Dinas, Miftahul Jannah, S.Pi., M.M. bersama staf Bagian Umum dan Aparatur, Ahmad Zairin, A.Md.Kom. menghadiri rapat sinkronisasi data dan pembaharuan peta jabatan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian dan Pangan, pada Rabu (29/10/2025).

Rapat ini diselenggarakan dalam rangka menindaklanjuti penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2025, serta memastikan kesesuaian antara struktur organisasi, kebutuhan jabatan, dan formasi ASN di setiap perangkat daerah.

Kegiatan dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ketua Panitia Kegiatan, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, BKPSDM Kapuas Hulu, pimpinan dan perwakilan OPD, serta perwakilan dari kantor kecamatan se-Kabupaten Kapuas Hulu.

Dalam arahannya, Pj. Sekretaris Daerah Kapuas Hulu, Willy Brordus Lasah, S.E. menekankan pentingnya kegiatan sinkronisasi data ini sebagai langkah strategis dalam penataan birokrasi yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.

“Penataan ASN dan pembaharuan peta jabatan bukan sekadar administratif, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Diharapkan setiap perangkat daerah dapat memastikan data jabatan dan struktur organisasinya sudah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini,” ujar Willy.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Yovinus Riady, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan keselarasan data jabatan antar-OPD dan memperbaharui struktur sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi perangkat daerah.

“Melalui sinkronisasi ini, diharapkan setiap perangkat daerah memiliki data jabatan yang valid, terbarukan, dan dapat menjadi acuan dalam penataan sumber daya aparatur secara berkelanjutan,” jelas Yovinus.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berharap dapat memperkuat sinergi antar-OPD serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan efisien, sejalan dengan arah kebijakan reformasi birokrasi tahun 2025.

DISKAN Kapuas Hulu Gelar Operasi Pengawasan Bersama serta Sosialisasi Terkait Larangan Destruktif Fishing di Perairan Bika dan Embaloh Hilir

Dinas Perikanan (DISKAN) Kabupaten Kapuas Hulu bersama Satuan Polisi Air (Polair) Kapuas Hulu yang diikuti langsung oleh Kasat Polair beserta anggota dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Wilker Kapuas Hulu melaksanakan giat operasi pengawasan bersama dan Sosialisasi terkait larangan penangkapan ikan dengan alat tangkap yang dilarang (Destruktif Fishing) di wilayah perairan Desa Penyeluang, Kecamatan Bika dan Desa Ujung Bayur, Kecamatan Embaloh Hilir, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan represif pemerintah daerah dalam upaya pencegahan praktik destruktif fishing dilingkungan perairan Kapuas Hulu, seperti penggunaan racun, setrum, maupun bahan peledak, yang berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem perairan dan mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah Kapuas Hulu.

Perwakilan dari Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kapuas Hulu, Mudyo Wiloso, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bentuk sinergi antar-instansi dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan.

“Kami bersama Polair dan PSDKP melakukan pengawasan di dua wilayah perairan yang sekaligus sebagai langkah edukasi kepada masyarakat agar memahami dampak negatif dari penggunaan alat tangkap yang dilarang terhadap ekosistem perairan,” ujar Mudyo Wiloso.

Sementara itu, Perwakilan lain dari Bidang Perikanan Tangkap Marius Baudan menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan masyarakat nelayan agar menerapkan praktik perikanan yang berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih sadar dan beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Pemerintah tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga terus mendorong pendekatan melalui pembinaan agar nelayan memahami pentingnya menjaga kelestarian sumber daya perikanan untuk generasi mendatang,” jelas Marius Baudan.

Melalui kegiatan operasi pengawasan bersama ini, diharapkan praktik penangkapan ikan secara destruktif kedepannya tidak lagi terjadi, agar terwujudnya perikanan tangkap yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 yang dilaksanakan di GOR Uncak Kapuas Putussibau, Selasa (28/10/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1206 Putussibau, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.I.Pem., M.I.P., M.Han. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.

Dari Dinas Perikanan Kapuas Hulu hadir Kepala Dinas Bambang, S.E., M.Si dan Sekretaris Dinas Miftahul Jannah, S.Pi., M.M.

Dalam amanatnya, Dandim 1206 Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menyampaikan bahwa kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut karena kita harus percaya, di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang.

“Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh Bapak Presiden, jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal, kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, Bambang, S.E., M.Si, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan upacara tersebut dan menegaskan pentingnya semangat Sumpah Pemuda dalam membangun sektor perikanan daerah.

“Kami di Dinas Perikanan juga menanamkan nilai-nilai semangat Sumpah Pemuda dalam bekerja. Generasi muda, termasuk para pelaku usaha perikanan milenial, harus terus berinovasi agar sektor perikanan Kapuas Hulu bisa berkembang dan berdaya saing,” ungkapnya.

Upacara berlangsung tertib dan penuh makna, diakhiri dengan doa bersama serta sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan dan semangat persatuan di Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lakukan Koordinasi dan Monitoring Pengawasan Kearsipan Internal di Dinas Perikanan Kapuas Hulu

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Monitoring Pengawasan Kearsipan Internal di Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Dyan Kurnia Sandy, A.Md., S.I. selaku Arsiparis Terampil pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kapuas Hulu, sebagai bagian dari rangkaian persiapan Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 terhadap seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Koordinasi dan monitoring ini bertujuan memberikan pembinaan serta memastikan setiap perangkat daerah memperoleh informasi yang jelas mengenai komponen penilaian dalam pengawasan kearsipan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan agar masing-masing instansi dapat menyiapkan dokumen dan sampel arsip yang menjadi objek pemeriksaan sesuai dengan standar kearsipan yang berlaku.

Turut hadir dalam koordinasi ini yaitu Sekretaris Dinas Perikanan, Miftahul Jannah, S.Pi., M.M. serta Arsiparis Terampil Dinas Perikanan, Dia Lestari dan Yuliana Alin.

Dalam kesempatan tersebut, Miftahul Jannah, S.Pi., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai langkah pembinaan dan penguatan tata kelola arsip di lingkungan Dinas Perikanan.

“Kami menyambut baik kegiatan koordinasi dan monitoring ini karena menjadi sarana evaluasi bagi kami dalam memperbaiki dan meningkatkan pengelolaan arsip. Arsip yang tertata baik merupakan cerminan dari tertib administrasi dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ungkap Miftahul Jannah.

Sementara itu, Dyan Kurnia Sandy, A.Md., S.I. selaku Arsiparis Terampil Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kapuas Hulu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal sebelum pelaksanaan pengawasan kearsipan tahun 2026.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh perangkat daerah memahami indikator penilaian kearsipan, mulai dari aspek pengelolaan hingga penyelamatan arsip. Dengan begitu, perangkat daerah dapat lebih siap menghadapi proses pengawasan yang akan datang,” ujar Dyan.

Kegiatan koordinasi dan monitoring ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta komitmen setiap perangkat daerah dalam menata arsip dengan baik, guna mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Validasi Data Statistik Perikanan Tangkap Semester I Tahun 2025

Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bidang Perikanan Tangkap mengikuti kegiatan Validasi Data Statistik Perikanan Tangkap Semester I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting selama tiga hari, mulai tanggal 21 hingga 23 Oktober 2025.

Validasi data ini merupakan bagian penting dari upaya KKP dalam memastikan akurasi dan keseragaman data statistik sektor perikanan tangkap di seluruh Indonesia. Data yang telah dihimpun oleh para enumerator dari setiap kabupaten akan diverifikasi dan divalidasi untuk menjadi dasar perumusan kebijakan serta evaluasi pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu diwakili oleh dua tim dalam kegiatan rapat validasi ini, yakni Tim Enumerator yang terdiri dari Mastari, Marius Baudan, dan Abang Ahmad Edy Sateriadi, serta Tim Validator yang terdiri dari Carolina Bella Defriana dan Kanida Impung.

Dalam kesempatan tersebut, Kanida Impung selaku perwakilan Tim Validator menyampaikan bahwa kegiatan validasi ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh data perikanan tangkap yang dikumpulkan sudah didata dengan baik.

“Validasi ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi langkah krusial dalam menjamin kualitas data yang nantinya akan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kami berkomitmen menjaga keakuratan dan konsistensi data yang berasal dari lapangan, dan juga saya berharap adanya support berupa dana tambahan yang nantinya bisa digunakan untuk turun ke lapangan terutama dari Pemerintah Pusat mengingat Kapuas Hulu sangat besar sekali wilayahnya,” ujar Kanida.

Sementara itu, Abang Ahmad Edy Sateriadi dari Tim Enumerator menjelaskan bahwa proses pengumpulan data di lapangan memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal ketepatan informasi dari para nelayan. Namun, kegiatan validasi ini menjadi sarana penting untuk memperbaiki serta memastikan kesesuaian antara data lapangan dengan hasil verifikasi pusat.

“Kami di lapangan berupaya keras untuk mengumpulkan data yang valid sesuai dengan kondisi sebenarnya. Melalui kegiatan ini, kami dapat melakukan penyamaan persepsi dengan KKP agar data yang disajikan benar-benar mencerminkan situasi perikanan tangkap di Kapuas Hulu,” tutur Abang Ahmad.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas statistik perikanan nasional, sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Koordinasi Penyaluran Bantuan Cool Box untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2025

Putussibau — Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan mengikuti rapat koordinasi rencana penyaluran Bantuan Pemerintah berupa peralatan pemasaran (cool box) dalam rangka Program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) Senin (20/10/2025) secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Dinas Perikanan Kapuas Hulu dari Ruang Multimedia dan membahas berbagai hal teknis terkait mekanisme, kriteria penerima, serta jadwal pelaksanaan penyaluran bantuan yang bertujuan mendukung peningkatan daya saing produk perikanan di tingkat nelayan.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Rudy Kurniawan, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa bantuan berupa cool box ini sangat strategis untuk menjaga mutu hasil tangkapan nelayan.

“Program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap nelayan kecil. Bantuan cool box akan membantu nelayan dalam menjaga kualitas ikan agar tetap segar hingga sampai ke pasar untuk nantinya di konsumsi oleh masyarakat atau diolah kembali. Kami siap mendukung dan memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran,” ujar Rudy.

Sementara itu, Pengelola Produksi Perikanan Tangkap, Harti Sunthari, S.Pi., M.M., menambahkan bahwa koordinasi ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar pihak.

“Kami berharap proses penyaluran nanti berjalan lancar dan sesuai dengan pedoman teknis. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan nelayan di Kapuas Hulu dapat lebih mandiri dan memiliki daya saing yang lebih baik ketika memasarkan hasil tangkapannya” ungkap Harti.

Rencananya Kabupaten Kapuas Hulu akan menerima bantuan cool box sebanyak 50 Pc yang akan berangkat dari Surabaya pada tanggal 20 – 24 November 2025. Nantinya coolbox setelah datang akan langsung disalurkan kepada Koperasi Desa Merah Putih Ujung Said. melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlanjutan sektor perikanan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Tingkatkan Koordinasi Pengawasan Destruktif Fishing

Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bidang Perikanan Tangkap melaksanakan kegiatan koordinasi pengawasan perikanan bersama PSDKP Wilker Kapuas Hulu, Satpolairud Kapuas Hulu, serta Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) bertempat di Kantor PSDKP Wilker Kapuas Hulu, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam upaya mencegah dan menindak kegiatan penangkapan ikan yang merusak sumber daya perikanan (Destruktif Fishing) serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan dan dampak negatif dari praktik tersebut terhadap ekosistem perairan.

Dalam pelaksanaan koordinasi, masing-masing pihak berbagi informasi dan strategi pengawasan di lapangan, termasuk peningkatan peran Pokmaswas di tingkat desa dalam melakukan deteksi dini terhadap aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak, racun, maupun setrum listrik.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Sukiman, S.Pi., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Kapuas Hulu.

“Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat kerja sama antarinstansi dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan di wilayah perairan Kapuas Hulu. Kami berharap peran aktif masyarakat melalui Pokmaswas dapat semakin optimal dalam memberikan pengawasan dan edukasi kepada nelayan agar tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang bersifat destruktif,” ujar Sukiman.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan pengawasan ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada pembinaan dan pengetahuan masyarakat nelayan agar lebih memahami pentingnya menjaga ekosistem perairan demi keberlanjutan usaha perikanan di masa mendatang.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Kabupaten Kapuas Hulu.