Kapuas Hulu Terima Ches Frezzer Guna Peningkatan Mutu Kelompok Pengolah Hasil Ikan (UPI) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Dalam rangka meningkatkan mutu hasil perikanan, Dinas Perikanan melalui Seksi Kelembagaan Bidang Kelembagaan dan TPI menerima bantuan dua Ches Frezzer dari Direktorat Bina Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut Hermiawati, S.Pi sebanyak dua Ches Frezzer sudah tiba di Putussibau. Diterima langsung oleh Kasi Kelembagaan sendiri di kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (17/8/2021).  Rencananya setelah barang dipastikan sudah bisa digunakan, maka dalam waktu bulan ini juga akan segera disalurkan ke kelompok pengolah hasil perikanan.

Terdapat dua kelompok yang akan menerima bantuan sesuai dengan ajuan proposal tahun 2021 tersebut yakni Usaha Bersama dan Semangat Ibu Desa Dalam Kecamatan Selimbau.  

Dengan bantuan Ches Frezzer tersebut Dinas Perikanan dapat membantu salah satu masalah kelompok pengolahan dalam penyimpanan stok daging ikan segar pada musim ikan melimpah sehingga pada waktu musim tangkapan berkurang pengolah masih memiliki stok ikan segar. Selain itu tempat penyimpanan hasil prooduksi olahan perikanan sebagai stok.

Dengan demikian untuk menjaga kualitas tinggi bahan baku utama dan harus produksi olahan yang jadi supaya bahan baku utama berupa daging ikan segar dapat terjaga kesegaran dan kualitasnya serta hasil produksi olahan yang telah jadi dapat tersimpan dengan baik dan tahan lama.

Dinas Perikanan Mengikuti Workshop Secara Daring Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Sekretaris Dinas Perikanan Triwati,SP.,M.Si bersama para Kepala Bidang, Kepala Seksi, para Kasubag dan Kepala UPT BI Kelansin pada lingkup Dinas Perikanan mengikuti workshop secara daring penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 08 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja PNS. Disampaikan untuk penyusunan SKP mulai Juli 2021 harus berbasis outcome hasil kinerja dari masing-masing sesuai dengan yang tertera pada pada Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2021. Masing-masing  PNS dan menyantumkan PK atasan langsungnya yang sesuai yang dituangkan dalam kolam hasil atau output di dokumen DPA.

Sistem Informasi Kinerja PNS terdata dari Perencanaan Kinerja, Pelaksanaan, Pemantauan Kinerja dan Pembinaan Kinerja. Penilaian Kinerja dan Tindak Lanjut Kinerja; 4)  5) Rencana SKP yang telah disusun harus direview  oleh Tim Review yang di SK kan olh Bupati/Sekretaris Daerah yang anggotanya terdiri dari unsur Inspektorat, BKPSDM dan unsur Perencanaan.

Untuk jenis Jabatan JPT,SKP disusun berdasarkan Perjanjian Kinerja dengan memperhatikan Renstra dan RKT Dinas terkait. Untuk jabatan administrator, SKP disusun berdasarkan SKP atasan langsung yang sesuai dengan memperhatikan OTK dan uraian jabatan. Sedangkan untuk Jabatan Fungsional (JF) SKP disusun berdasarkan SKP atasan langsung dan target organisasi unit kerja dengan memperhatikan RKT, PK, OTK, uraian jabatan dan butir kegiatan JF baru.

Untuk itu Triwati mengajak seluruh PNS baik struktural dan fungsional untuk mengisi SKP sesuai yang tertera pada perjanjian kinerja Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021.

Bidang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kecil (P2NK) Melakukan Rapat Pengolahan Data Perikanan Tangkap Semester 1 Tahun 2021

Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, melalui Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan Kecil (P2NK telah melaksanakan  kegiatan Pengolahan Data Statistik Perikanan Tangkap Semester I Tahun 2021 pada tanggal 4 Agustus 2021 di Aula Dinas Perikanan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan Kecil (Abdul Gany Rasyid) dan dihadiri oleh Kepala Seksi Perlindungan Nelayan Kecil (Yulianus Surirondiny, SE,.MM), Petugas Statistik dan Enumerator Data/Penyuluh. 

Tujuankegiatan tersebut untuk mengetahui produksi perikanan tangkap Kabupaten Kapuas Hulu Semester I Tahun 2021 dan diskusi membahas informasi lain terkait usaha perikanan tangkap. Pengolahan Data menggunakan Aplikasi SATU DATA dengan cara menginput hasil pendataan desa sampel.

Menurut Abdul Gany bahwa data statistik bagi Dinas Perikanan  sangat penting artinya dalam mengambil suatu keputusan untuk kelanjutan pembangunan Perikanan dimasa yang akan datang. Untuk itu manfaat dari data statistik perikanan adalah dapat menyajikan informasi tentang perkembangan kondisi Statistik Perikanan di Kabupaten Kapuas Hulu yang akurat  dan terkini. Selain itu untuk menyusun rencana pembangunan secara baik dalam rangka mencapai sasaran pembangunan Perikanan.

Statistik Perikanan Tangkap adalah data dan informasi yang menjabarkan status perikanan tangkap sebelum dan saat ini serta menunjukkan trend (kecenderungan) pengembangan sektor yang dapat digunakan untuk perencanaan, pengambilan kebijakan dan pengelolaan. Keberadaan data statistik diharapkan dapat memberikan gambaran data yang cukup akurat tentang perikanan tangkap, bermanfaat bagi pengembangan perikanan tangkap ke depan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan kelestarian sumber daya ikan sehingga sector perikanan dapat diwujudkan menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Pendataan Perikanan Tangkap di Desa Ujung Said, Kecamamtan Jongkong

Sebelumnya, Bidang P2NK dan Penyuluh telah melaksanakan kegiatan pendataan statistik pada tanggal 18 – 21 Juni 2021 di 5 kecamatan potensial perikanan tangkap yaitu, Kecamatan Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Jongkong, Selimbau dan Suhaid serta pengambilan data dukung di TPI Jongkong. Lokasi pendataan adalah desa sampel yang ditetapkan dalam Aplikasi SATU DATA Kementerian Kelautan dan Perikanan pada masing-masing kecamatan tersebut. Metode Pengumpulan Data menggunakan Kuisioner dan Wawancara langsung dengan RTP/Nelayan. Data Dasar Utama yang diambil , Rumah Tangga Perikanan (RTP), Alat Penangkapan Ikan (API), Nelayan, Volume dan Nilai Produksi, Trip Penangkapan Ikan dan Data dukung lainnya.

Tantangan, kendala dan hambatan  dalam pendataan, pengolahan dan penyajian data statistik perikanan tangkap adalah lemahnya sistem data dan informasi perikanan yang berpengaruh terhadap akurasi dan ketepatan waktu. Untuk itu, beberapa  kegiatan  yang  dapat dilaksanakan adalah (1)  penyempurnaan metode dan  kerangka  survei  statistik  perikanan,  (2) pengembangan  sistem  data statistik, (3) pelatihan enumerator dan supervisor pengumpulan  data  serta  pengolah  data,  (4)  dukungan dana yang memadai.

Sekretaris Dinas Perikanan Ikuti Rapat Evaluasi RAPERDA Kab Kapuas Hulu tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020

Sekretaris Dinas Perikanan Triwati,SP.,M.Si bersama Kasubag Program Dety Putri Sari, S.Pi mengikuti Rapat Evaluasi RAPERDA Kab Kapuas Hulu tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020 Jum at (30/7/2021) di aula Badan Keuangan Daerah Kab Kapuas Hulu.

 Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Drs.H Moh. Zaini,MM dan dilanjutkan dengan evaluasi oleh Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan Barat serta ditutup dengan tanyajawab oleh masing-masing OPD yang ada temuannya baik secara lisan dan ditindak lanjuti jawaban secara tertulis.

Hal – hal yang dapat disimpulkan dari rapat tersebbut antara lain dari aspek legalitas dan konsistensi Kabupaten Kapuas Hulu merupakan Kabupaten yang dalam penyusunan APBD nya telah sesuai aturan legal dan konsisten terhadap temuan BPK tahun sebelumnya. Terhadap belanja rutin realisasi penyerapan tahun 2020 dan 2 tahun sebelumnya dijadikan acuan dalam perubahan anggaran tahun 2021 dan penyusunan RAPBD tahun 2022.  

Sebagai tindaklanjut yang harus dilakukan Pemerintah Kabuapten Kapuas Hulu menangapi hasil temuan tersebut agar perencanaan penyusunan target penerimaan pajak dan retribusi dirasionalkan dengan kemampuan dalam realisasi pencapiannya. Kemudian mengadakan rapat,/koordinasi rutin dan terpadu antar unit kerja untuk penyusunan APBD perubahan 2021. BKD Provinsi juga telah menyurati Kab/Kota untuk penagihan pajak kendaraan bermotor, agar Pemkab lewat instansi teknisnya mengkoordinasikan dengan UPT Dispenda Kal Bar, sehingga tidak terjadi lagi pajak belum dibayar dengan alasan tertentu namun anggarannya tidak terserap.

 Mengingat bencana pandemi tidak bisa diprediksikan kapan akan berakhir, demi tertib anggaran, jika sudah akhir Juli kegiatan belum dapat direalisasikan atau diprediksi tidak akan dapat direalisasikan, sebaiknya direlokasikan untuk kegiatan prioritas namun belum teranggarkan (pada APBD perubahan tahun 2021).  

Sebaran Benih Ikan Produksi UPT- Benih Ikan (Bi) Kelansin Sudah Tersebar di 15 Kecamatan Di Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2020

Selama tahun 2020, UPT – Benih Ikan (BI) Kelansin Dinas Perikanan sudah melakukan penjualan benih hasil produksi sendiri sebanyak 312,167 ekor. Distribusi benih ada yang tersebar langsung di Kabupaten Kapuas Hulu dan ada juga di Kabupaten Sintang, baik yang diambil secara langsung oleh pembeli yang datang ke UPT – Benih Ikan (BI) Kelansin maupun pembeli yang meminta layanan jasa pengantaran sampai ke lokasi.

Dari total 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, ada sebanyak 15 Kecamatan yang menjadi lokasi distribusi benih, yaitu Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Kalis, Kecamatan Mentebah, Kecamatan Bunut Hulu, Kecamatan Boyan Tanjung, Kecamatan Silat Hulu, Kecamatan Pengkadan, Kecamatan Jongkong, Kecamatan Selimbau, Kecamatan Suhaid, Kecamatan Semitau, Kecamatan Silat Hilir, Kecamatan Batang Lupar dan Kecamatan Badau.

Ada sebanyak 9 jenis benih ikan yang sudah didistribusikan selama tahun 2020 yaitu jelawat, patin, gurame, nila merah, mas, lele, arwana, biawan, dan tengadak. Dari kesembilan jenis ikan ini, benih patin yang paling banyak didistribusikan yaitu 40,8% dari total benih kemudian nila merah sebanyak 38,9%, jelawat 9,2%, gurame 6,4% dan ikan lainnya sebanyak 4,7% dari total benih yang sudah dijual selama tahun 2020.

Disampaikan  Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu Roni Januardi,S.Sos.,M.Si bahwa pelayanan penjualan benih ini tidak terlepas dari usaha Kepala UPT – Benih Ikan (BI) Kelansin Abang Zulkifli,S.Pi.,M.Si untuk memproduksi benih-benih yang harus selalu tersedia baik dalam ragam dan jenis maupun kuantitas serta kualitasnya. Sarana produksi, ketersediaan pakan, induk dan manajemen SDM menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan pelayanan penjualan benih. Kedepannya diharapkan pelayanan penjualan benih dapat menjangkau hingga keseluruh kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu dan bahkan sampai ke Kabupaten – Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Perikanan Menyerahkan Secara Simbolis Bantuan Sembako Dari KKP Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Nelayan Nasional di Kapuas Hulu

Dalam rangka memperingati hari bakti nelayan nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan sembako kepada nelayan yang terdampak Covid-19. Slaah satunya nelayan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Sebanyak 1.000 paket sembako yang diserahkan ke nelayan melalui bidang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Kapuas Hulu keberapa desa terdampak.

Pada hari ini, (27/7) kami menyerahkan secara simbolis kepada nelayan terdampak sala satunya Desa Nanga Embaloh, Kecamatan Embaloh Hilir. Kata Roni Januardi,S.Sos.,M.Si saat memberikan bantuan ke Kepala Desa Nanga Embaloh di kantor Dinas Perikanan. Dikarenakan tidak dapat membagikan secara langsung ke nelayan maka hal ini dilakukan secara simbolis.

Program bakti nelayan   pada Direktorat Kenelayanan dengan bekerjasama dengan ibu Yessi Melania SE anggota komisi IV DPR, telah berhasil menyerahkan paket bantuan sembako untuk 1000 nelayan yang tersebar di beberapa  kecamatan dan desa se-Kabupaten Kapuas Hulu. Penyerahan  tersebut dilaksanakan secara terpusat di Desa Vega Kecamatan Selimbau (23/7) yang dilaksanakan secara langsung oleh ibu Yessi, dan pejabat dari kementrian kelautan perikanan RI.

Namun ada beberapa desa yang penyerahannya di laksanakan di kantor Dinas Perikanan, dan penyerahan  dilaksanakan secara langsung oleh kepala dinas kepada 2 orang kepala desa penerima  yaitu Desa Nanga Palin dan Desa Nanga Embaloh.

Dan tentu saja bantuan sembako ini  sangat membantu Pemerintah  Daerah dan masyarakat  nelayan di kabupaten kapuas hulu, khususnya dalam menghadapi tekanan ekonomi yang disebabkan pandemik  covid 19 ini.

Karena itu masyarakat nelayan  Kapuas Hulu, sangat berterima kasih kepada Pemda Kapuas Hulu, yang telah memfasilitasi terselenggara nya kegiatan ini. Juga berterima kasih kepadq KKP beserta jajarannya di daerah, serta tak lupa berterima kasih kepada anggota DPR komisi IV  yang telah memperjuangkan program ini masuk ke Kapuas Hulu,

Demikian   tak lupa terimakasih yang sedalam dalamnya dari masyarakat yang disampaikan oleh pak kepala Desa penerima kepada Sekretaris,Kepala Bidang dan Kasi pada Bidang PPNK ,  para pegawai dinas dan satker penyuluh perikanan yang dilapangan  di nakhodai oleh ibu Harti Shuntari,S.Pi.,M.Si (Kasi Pemberdayaan Nelayan)  dan ibu Dora ( kordinator penyuluh) sehingga pelaksanaan penyerahan sembako untuk nelayan, pembuatan pakan untuk pembudidaya, pembuatan produk olahan ikan untuk pengolah ikan dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Semoga Tuhan yang Maha Esa membalas semua kebaikannya. Sambut Roni

Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Anggota Dewan Komisi IV DPR RI Fasilitasi Pelatihan Disversifikasi Olahan Hasil Ikan di Kecamatan Selimbau

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Anggota Dewan Komisi IV  DPR RI Yesi Melania,SE mengadakan pelatihan Disversifikasi olahan hasi ikan di Desa Gudang Hilir, Kecamatan Selimbau (24/7/2021). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai pelaksanan, pihak Kecamatan dan Desa serta anggota kelompok pengolah hasil ikan di Desa Gudang Hilir Kecamatan Selimbau.

Diversifikasi produk olahan ikan adalah salah satu strategi hilirisasi hasil perikanan dari daerah hulu. Tanpa adanya  upaya   diversifikasi maka permintaan ikan dari pasar cenderung stagnan. Diversifikasi dalam bentuk pelatihan  penganekaragaman produk  pengolahan hasil ikan seperti pembuatan  naget dan ampalang, insyaAllh akan  , membuat  permintaan ikan  dari  pembudidaya dan nelayan akan  semakin meningkat.

Narasumber pelatihan adalah SATMINKAL BPPP Tegal Wilayah Kerja Kabupaten Kapuas Hulu ( unit penyuluh perikanan pusat ). Kegiatan dilakukan selama satu hari tersebut membuat produk ikan berupa amplang dan naget.  Kegiatan ini sangat di tunggu tunggu oleh UKM dan ibu-ibu pengolah hasil ikan, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. Dengan ada nya keahlian dalam pengolahan ikan  menjadi berbagai macam produk  yang sangat di senangi oleh masyarakat, maka  pendapatan UKM/pembudidaya dan  nelayan makin bertambah.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu Roni Januardi,S.Sos.,M.Si menyampaikan, kami sangat berterima kasih kepada ibu yessi yang telah menginisiasi sehingga programnya dapat terlaksana di KKP, demikian pula kepada tim penyuluh perikanan pusat yang melaksanakan pelatihan dan pembimbingan kepada kelompok ukm kecil masyarakat yabg ada di kecamatan selimbau dan kami sangat berterima kasih  dengan adanya kegiatan ini, karena telah  banyak membantu dan terus mendukung  pembangunan perikanan kabupaten Kapuas Hulu.

Direktorat Jendral Perikanan Tangkap (DJPT) KKP RI Koordinasi Pelaksanaan Bakti Nelayan di Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021

Bertempat di ruang rapat Sekretariat pada hari Kamis  (22/7/2021), Sekretaris Dinas Perikanan Triwati,S.P.,M.Si menerima Tim dari Direktorat Jendral Perikanan Tangkap (DJPT) KKP RI terkait Pelaksanaan Bakti Nelayan  Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021.  Sebagaimana  surat dari DJPT No. 9471/DJPT/TU.330.S2/VII/2021 tanggal 15 Juli 2021 Hal Undangan Pelaksanaan Bakti Nelayan Kabupaten Kapuas Hulu.

Bakti Nelayan merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka Hari Bakti Nelayan. Pada tahun ini kerja sama Ditjen Perikanan Tangkap dengan Anggota Komisi IV DPR RI ( ibu Yessy Melani, SE). sebanyak 1.000 paket yang akan dibagikan ke nelayan di Kapuas Hulu. Paket sembako ini berupa beras, susu, minyak kelapa, gula, mie instan, ikan kaleng dan masker.

Pelaksanaan Bakti Nelayan dipusatkan di Desa Vega Kec. Selimbau dan dilaksanakan hari Jum’at, 23 Juli 2021. Selanjutnya akan dibagikan ke beberapa Desa Na. Embaloh dan Na. Palin Kec. Embaloh Hilir, Desa Vega, Sekulat, Laboyan, Semalah dan Tempurau Kec. Selimbau.

 Ditjen Perikanan Tangkap meminta Dinas Perikanan untuk dapat mendukung dan memfasilitasi kelancaran kegiatan tersebut. Dinas Perikanan mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan bulan Bakti Nelayan setelah melapor dan  meminta arahan dan petunjuk dari Bapak Sekda dan Bapak Bupati melalui Bpk Wabup Kapuas Hulu.

Sekretaris Dinas Perikanan Mengikuti Rapat Tim Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum

Sekretaris Dinas Perikanan Triwati,S.P.,M.Si mengikuti diskusi informal Tim sekretariat Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu secara daring pada hari Jum’at (16/7/2021) di ruang multimedia Dinas Perikanan pada pukul 13.30. Kegiatan yang dimoderatori oleh Pak Gunawan (TNBK DS)  untuk memperoleh masukan dari anggota tim sekretariat terkait kegiatan/terobosan yang akan dilakukan.

Kegiatan yang dimulai dengan arahan Kepala Balai Besar TNBKDS Arief Mahmud selaku sekretaris Tim Cagar Biosfer  Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu (CB BKDS KH) dilanjutkan dengan paparan materi oleh perwakilan GIZ (SACCI) oleh Jumtani yang diakhiri dengan diskusi (tanya jawab).

Dalam arahannya, Kepala Balai Besar TNBKDS mengatakan bahwa CB BKDS KH meliputi seluruh wilayah Kab Kapuas Hulu adalah milik seluruh masyarakat Kab Kapuas Hulu. Oleh sebab itu perlu didorong rasa memiliki dari seluruh masyarakat. CB BKDS KH mendorong seluruh proses pembangunan berkelanjutan di Kab Kapuas Hulu.

Merupakan satu diantara 16 cagar Biossfer yang ada di dunia motor penggerak tim CB BKDS KH adalah sekretariat tim. Dalam paparannya Jumtani mengatakan bahwa CB BKDS mencangkup seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan tidak merubah apapun bahkan memberikan nilai tambah bagi instrumen pembangunan dan merupakan sebuah simpul bagi pembangun untuk menuju pembangunan berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, Triwati (Sekretaris Dinas Perikanan) selaku salah satu anggota tim sekretariat tim menyampaikan beberapa saran pendapat antara lain perlu segera audensi ke Bupat/Wakil Bupati Kapuas Hulu tentu nya dengan data dan informasi yang lengkap dan komprehensip. Selain itu kepengurusan yang telah dibentuk dengan Kepdis No. 39/EKBANG/2020 tentang  Pembentukan Forum Koordinasi Pengelolaan Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu Periode 2020-2025 perlu dikaji ulang, jangan sampai gemuk struktur tapi miskin fungsi.

Tri juga menambahkan perlu segera dilakukan rapat masing-masing tim untuk mencari persamaan persepsi tentang pengelolaan CB BKDS KH, karena CN BKDS KH meliputi  seluruh landskap Kabupaten Kapuas Hulu dan milik seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu,  untuk nama cagar biosfer agar diganti dengan mana yang lebih umum yang menggambarkan karakteristik Kabupaten Kapuas Hulu dan bukan Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum, imbuh Tri